Nenek ini Jadi Sarjana pada Usia 111 Tahun

Selagi kita masih bernapas tak ada istilah kata terlambat, apapun itu asalkan mau belajar dan tidak peduli berapapun umur Anda. Salah seorang nenek yang berusia 111 tahun ini mendapat gelar kehormatan diploma.

Nama nenek ini adalah Lela Babb Burden, usianya memang sudah tua tapi semangatnya tidak kalah dengan anak muda zaman sekarang. Tubuh Lela boleh renta dan harus bergerak dengan bantuan kursi roda, namun semangatnya untuk terus belajar tidak habis dimakan usia.

Dilansir oleh Huffingtonpost.com. Kerja keras Lela tidak sia-sia, Booker T. Washington High School memberikan sebuah gelar berupa ijazah sekolah tinggi kehormatan.

Lela lahir di tahun 1903. Dia dibesarkan oleh paman dan bibinya. Saat masih duduk di bangku kelas 4, ada wabah penyakit yang terjadi di tempat tinggal Lela, otomatis dia berhenti sekolah. Walau sudah lebih dari 90 tahun berhenti sekolah, Lela tidak pernah berhenti belajar.

Saat sudah remaja, Lela mulai bekerja sebagai penjaga rumah dan pengasuh anak. Setelah itu dia menikah dengan seorang pria dari Prancis. Wanita ini masih sering membaca surat kabar dan berbagai buku. Walau tidak pernah sekolah secara formal, Booker T. Washington menganggap Lela berhak mendapat gelar kehormatan.

"Nyonya Lela telah memberi kontribusi pada masyarakat selama 111 tahun," ujar Samuel T. King, pengawas Booker T. Washington. "Dia tidak pernah melepas komitmen untuk belajar seumur hidup. Kami memiliki hak istimewa untuk memberikan ijazah kehormatan tinggi, yang melambangkan pentingnya pendidikan umum gratis untuk semua orang,"

Dengan gelar ini, Lela tentu sangat bahagia dan senang. Wanita ini tidak pernah merasa tua dan tetap bersemangat di usia senjanya. "Saya belum tua," ujar Lela, "Saya masih seorang wanita muda," lanjutnya.

Semoga semangat Lela untuk terus belajar bisa menjadi semangat bagi Anda juga untuk tidak pernah berhenti belajar, berapapun usia Anda saat ini. Jadikanlah berita ini sebagai inspirasi untuk semuanya.

Melukis Gambar Sendiri Sesuka Hati

Apakah Anda pernah dengar Hama-House? Dia adalah seniman yang suka buat sketsa dari orang-orang yang duduk di warung sambil cicipi kopi. Seniman memang memiliki cara unik tersendiri untuk mencari inspirasinya masing-masing.

Salah satu seniman asal Vietnam, Tamypu justru menggunakan dirinya sendiri sebagai inspirasinya. Jika ketika badmood menyerang kebanyakan orang akan menghabiskan waktunya untuk tidur, Tamypu akan melukiskan betapa murung dirinya menjadi suatu karya.

Setelah lulus menempuh pendidikannya di bangku kuliah, Tamypu semakin mencintai berkecimpung di dunia seni, sebagai mahasiswa jurusan desain interior, tentu Tamypu sudah sangat akrab dengan sketsa manual maupun digital.

Berkat beberapa pekerjaan part time yang ditekuninya, wanita ini akhirnya belajar beberapa pengetahuan lainnya tentang ilmu grafis. Berawal dari sini akhirnya Tamypu tertarik pada ilustrasi, desainer grafis dan fotografi.

Dikutip dari akun tumblr Tamypu. Hal yang unik dipadukan oleh wanita ini dalam setiap karyanya, warna dan khayalan yang nyata. Anda akan seolah-olah diajak untuk menikmati dunia nyata yang lebih berwarna, termasuk ketika dia memotret dirinya sendiri kemudian menciptakan sketsa yang dibuatnya secara cepat.

Tamypu juga termasuk wanita yang romantis, buktinya dia juga membuat sketsa unik dari kekasihnya untuk merayakan hari kasih sayang beberapa waktu yang lalu.

Wanita Membuat Pot Bunga dari Granat Bekas

Konflik dan perang yang tak terhentikan di wilayah Palestina tampaknya tidak menyurutkan semangat hidup rakyatnya. Seorang ibu bahkan membuat taman bunga kecil dengan bahan sisa peperangan yang terjadi di wilayahnya.

D sebidang tanah desa Biilin, Ramallah, wanita ini membuat taman bunga dengan menggunakan media bekas granat. Bunga-bunga ini tumbuh di wilayah yang kembali direbut Palestina dua tahun yang lalu.

Namun, karena konflik berkepanjangan, segalanya menjadi terbatas di wilayah ini. Cukup sulit untuk mencari beberapa kebutuhan, termasuk pot bunga. Karenanya wanita ini memanfaatkan granat bekas yang berbentuk seperti botol sebagai pot bagi bunga-bunga miliknya.

Dilansir boredpanda.com. Beberapa di antaranya bahkan masih memiliki kabel sehingga dapat digantung kan di beberapa tempat, termasuk kawat berduri.

Kondisi peperangan memang sangat melelahkan dan memprihatinkan. Tetapi, melegakan rasanya dapat melihat sebuah taman bunga di wilayah ini. Taman bunga ini juga melambangkan ide kreatif di wilayah ini tidak hilang karena peperangan.

Kita hanya dapat berharap, bunga-bunga ini dapat tumbuh bersama dengan harapan baru agar wilayah ini dapat terbebas dari peperangan dan konflik, dan perdamaian dapat terjadi di sana. Bunga-bunga ini melambangkan harapan untuk kehidupan yang lebih baik bagi mereka.

Seorang Wanita Mengadopsi Ratusan Kucing Dirumah

Apakah Anda suka sekali dengan kucing? Hewan peliharaan yang satu ini memang sangat lucu, tetapi pernahkah Anda membayangkan bagaimana nasib kucing Anda jika dia terlantar di jalanan? Dari mana dia akan mendapatkan makanan, siapa yang akan membersihkan bulu-bulunya?

Diberitakan dari viralnova.com. Lynea Lattanzio hanya ingin menjawab pertanyaan yang meresahkan hatinya terhadap nasib kucing yang terlantar di jalanan, akhirnya kini, di rumah Lynea terdapat lebih dari 700 ekor kucing.

Semuanya bermula ketika Lynea mengalami perceraian yang sulit pada tahun 1981, perasaan sedih yang tak tertolong membuat wanita ini memutuskan untuk pindah ke sebuah rumah yang didirikannya di atas tanah seluas 6 hektar, tempat yang tenang dan dekat dengan sungai.

Akhirnya suatu ketika, merasa selalu seorang diri di rumahnya, Lynea berpikir ingin mengubah keadaan tersebut. Gayung bersambut, 9 tahun kemudian ayah Lynea meminta dirinya untuk mencarikan ganti kucing kesayangannya yang telah meninggal karena usia.

Pergi ke penampungan hewan lokal, ketika pulang Lynea membawa 15 ekor anak kucing. Sejak saat itu, Lynea berkomitmen untuk mulai merawat kucing yang terlantar, hingga akhir tahun, Lynea merawat sekitar 96 ekor kucing.

Sejak 1993, Lynea memutuskan untuk pensiun dari pekerjaannya sebagai ahli bedah hewan dan juga menjual cincin beserta mobil mewahnya untuk menghidupi kucing adopsinya. Pada tahun 1997 pemerintah setempat menyetujui rumah Lynea sebagai tempat penampungan kucing terlantar dan sejak saat itu banyak donasi datang.

Meskipun merawat kucing yang demikian banyaknya cukup melelahkan, Lynea tetap membuka pintu rumahnya lebar-lebar setiap ada kucing baru yang membutuhkan perawatan.

Cat House yang berada di Kalifornia ini menampung lebih dari 700 ekor kucing siap adopsi, dengan dibantu 25 karyawannya, semua kucing yang berada dalam penampungan milik Lynea jika tidak ada yang ingin mengadopsi mereka, maka kucing tetap bisa tinggal di sana hingga mereka tua.

Cat House ini bukan hanya tempat berlindungnya kucing yang terlantar, bukan hanya sekedar organisasi yang ingin mengendalikan populasi hewan, tapi Lynea berharap semua orang bisa belajar untuk bertanggung jawab terhadap hewan peliharaan mereka.

Seorang Nenek dapatkan Gelar Diplomanya Setelah 75 Tahun

Semenjak tahun 1939, setiap hari nenek Jessie menjalani kuliah pada jurusan Stenografi dan perawatan buku. Tapi, hingga 75 tahun, nenek yang sejak kecil mengidap polio ini tidak mendapatkan gelar diplomanya.

Biaya transkrip sebesar USD 5 membuat nenek Jessie gagal mendapatkan gelarnya tersebut. Meskipun demikian, nenek ini tetap bekerja pada perpustakaan dan terus menuntut ilmu di bidang menjahit dan memasak.

"Mereka mengatakan, jika Anda berhenti untuk menuntut ilmu, maka Anda akan menjadi tua. Karena itu saya tidak berniat untuk berhenti belajar," ungkap nenek Jessie.

Nenek yang tinggal di daerah Maine ini akhirnya berhasil mendapatkan gelar diplomanya setelah pimpinan dari Maine’s Beal College, Alan Stehl, tempatnya menuntut ilmu mendengar kisahnya dari seorang teman dan langsung membayarkan biayanya agar nenek Jessie dapat segera lulus.

Di umurnya yang telah mencapai 99 tahun, sang nenek akhirnya menyandang gelar diploma. Nenek Jessie pun dibuatkan acara wisuda khusus untuk kelulusan spesialnya ini.

Dua Pria Mengubah Bekas PD2 Menjadi Kebun

Unik Leony Li - Bawah tanah kota London dari sisa peninggalan Perang Dunia kedua masih telihat kokoh berdiri. Bunker yang sangat luas yang telah terabaikan selama puluhan tahun ini kini kembali dapat bermanfaat.

Namun, kali ini tidak ada hubungannya dengan perang. Dua pria kreatif, Richard Ballard dan Steven Dring menggunakan bekas bunker ini untuk menumbuhkan aneka tanaman. Keduanya mengadakan sebuah eksperimen untuk membuat kebun bawah tanah di area yang terletak di ibukota negara Inggris tersebut.

Membuat kebun di bawah tanah ternyata justru memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya, tidak perlu khawatir dengan serangan hama dan serangga, karena mereka tidak hidup di dalam tanah.



Kelebihan lainnya adalah mereka dapat berhemat air sekitar 70% sebagaimana kutipan dari weburbanist.com. Tanaman di dalam tanah tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Mereka hanya perlu memberikan cahaya untuk tumbuhan sehingga dapat berfotosintesis.

Dengan kebun ini, mereka dapat menyediakan bahan sayuran untuk restoran yang ada di atasnya tanpa dipengaruhi oleh waktu. Tanaman yang tumbuh di sana di antaranya coriander, bawang, lobak, dan sebagainya.

Api Kecemburuan Dapat Menghancurkan Hidup Kita

Unik Leony Li - Kecemburuan yang ada pada diri kita, mulut dan pikiran bisa lebih jahat daripada tangan yang mencuri hak orang lain. Kecemburuan juga bisa menghancurkan hidup kita sendiri, setelah kita menghancurkan kehidupan orang yang kita cemburui, berikut ini yang dikutip dari Vemale.

Ungkapan orang bijak, mematikan lilin orang lain tak akan membuat lilin kita sendiri paling bersinar. Dan seperti itulah kecemburuan membunuh karakter Anda. Dan berikut ini adalah beberapa jenis kecemburuan yang perlu Anda waspadai.

Kecemburuan Dalam Hubungan Cinta

Bisa jadi bumbu dan bisa jadi senjata makan tuan. Kalau kecemburuan begitu berlebihan, pasangan juga tidak akan tahan. Kecemburuan juga bisa membunuh kepercayaan dalam hubungan cinta Anda.

Kecemburuan Pada Popularitas

Sebelum Anda cemburu pada seseorang karena dia lebih populer, pikirkan lagi apa Anda sendiri siap dengan tanggung jawab dari sebuah popularitas. Di balik popularitas seseorang, ada sesuatu yang mereka korbankan, dan biasanya merupakan kehidupan pribadi yang tak semua orang siap melakukannya.

Kecemburuan Pada Bentuk Tubuh

Salah satu kecemburuan yang juga bisa membunuh kepercayaan diri Anda adalah ketika Anda merasa tubuh orang lain lebih baik dibanding tubuh Anda. Kita dianugerahi tubuh yang sesuai dengan kapasitas dan kelebihan kita. Kembali pada kita untuk menjaga dan merawatnya, bukan menyesalinya.

Kecemburuan Pada Saudara Sendiri

Ini adalah salah satu masalah kecemburuan yang banyak menghantui keluarga. Ketika dua saudara bukan saling mendukung, namun saling bersaing. Namun ketika ini terjadi, sebenarnya kita sedang menggali lubang untuk diri sendiri dan menjerumuskan keluarga sendiri.

Kecemburuan Dalam Karir

Kecemburuan terakhir yang bisa membunuh kehidupan Anda adalah ketika pekerjaan tak lagi menjadi lahan yang menyehatkan, namun lebih menyakitkan dan saling menjerumuskan. Tapi percayalah, kalau memang Anda berusaha dan kesempatan itu milik Anda, mereka akan datang pada Anda tanpa harus menjatuhkan rival Anda.

Jangan menggali lubang untuk membunuh diri Anda sendiri. Tanamlah benih kebaikan yang bisa berbalik menjadi hal yang bermanfaat bagi Anda sendiri maupun orang lain. Semoga bermanfaat.
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS